Jika Anda menggunakan alat pencari lokasi kami untuk menemukan koordinat peta lokasi GPS mana pun, Anda akan disajikan dengan dua angka yang sekilas mungkin tampak seperti omong kosong. Memahami cara membaca koordinat GPS ini penting untuk menggunakannya secara efektif dalam sistem navigasi atau membagikannya dengan orang lain.
Dua Format Umum
Ada dua cara utama penulisan koordinat peta:
1. Derajat, Menit, dan Detik (DMS)
Ini adalah metode penulisan koordinat bahari tradisional. Tampilannya seperti ini: 41°24'12.2"LU 2°10'26.5"E.
- Blok pertama adalah Lintang (Utara/Selatan).
- Blok kedua adalah Bujur (Timur/Barat).
- Bunyinya sebagai: 41 Derajat, 24 Menit, 12,2 Detik Utara.
2. Derajat Desimal (DD)
Ini adalah format modern yang digunakan oleh komputer, ponsel cerdas, dan alat seperti Google Maps. Ini mengubah menit dan detik menjadi angka desimal tunggal. Tampilannya seperti ini: 41.40338, 2.17403.
Dalam Derajat Desimal, tidak ada huruf "N", "S", "E", atau "W". Sebaliknya, arah ditunjukkan dengan angka positif atau negatif:
- Lintang: Positif berada di utara khatulistiwa. Negatifnya adalah Selatan.
- Bujur: Positif berada di Timur Meridian Utama. Negatifnya adalah Barat.
Mengapa Derajat Desimal Lebih Baik
Jika Anda perlu menyalin koordinat peta lokasi GPS mana pun untuk dikirim ke teman atau menempelkannya ke aplikasi, Derajat Desimal jauh lebih unggul. Itu hanyalah dua angka yang dipisahkan dengan koma. Anda tidak perlu mencari simbol derajat (°) pada keyboard Anda atau khawatir tentang kesalahan spasi yang membingungkan perangkat lunak GPS.
