Sejarah Sistem Pemosisian Global (GPS)

5 Juli 2026

Sejarah Sistem Pemosisian Global (GPS)

Saat ini, kita menganggap bahwa perangkat kecil di saku kita dapat menunjukkan dengan tepat lokasi kita di mana pun di bumi. Namun Sistem Pemosisian Global (GPS) telah dibuat selama beberapa dekade, lahir dari ketegangan Perang Dingin dan Perlombaan Luar Angkasa.

Inspirasi Sputnik

Pada tahun 1957, Uni Soviet meluncurkan Sputnik, satelit buatan pertama. Ilmuwan Amerika yang melacak Sputnik memperhatikan sesuatu yang menarik: karena efek Doppler, frekuensi sinyal radio satelit berubah saat satelit bergerak mendekat dan menjauh. Mereka menyadari bahwa jika mereka mengetahui lokasi pastinya di Bumi, mereka dapat memetakan orbit satelit. Lebih penting lagi, jika mereka mengetahui orbit pasti satelit tersebut, mereka dapat mengetahui lokasi pastinya di Bumi.

Proyek Militer

Sepanjang tahun 1960an dan 1970an, Departemen Pertahanan AS mengembangkan konsep tersebut menjadi sistem tangguh yang awalnya disebut Navstar GPS. Sistem ini dirancang untuk membantu militer menargetkan rudal secara akurat, mengoordinasikan pergerakan pasukan, dan menavigasi kapal dan pesawat. Satelit GPS operasional pertama diluncurkan pada tahun 1978.

Akses Sipil dan "Ketersediaan Selektif"

Pada tahun 1983, sebuah jet penumpang Korean Air Lines ditembak jatuh setelah secara tidak sengaja menyimpang ke wilayah udara Soviet karena kesalahan navigasi. Sebagai tanggapan, Presiden Ronald Reagan memerintahkan agar GPS tersedia untuk penggunaan sipil guna mencegah tragedi di masa depan.

Namun, pihak militer dengan sengaja menurunkan sinyal sipil dalam program yang dikenal sebagai "Ketersediaan Selektif", sehingga membuat GPS sipil tidak akurat sekitar 100 meter. Baru pada tahun 2000 Presiden Bill Clinton memerintahkan militer untuk mematikan Ketersediaan Selektif, yang secara instan membuat GPS sipil 10 kali lebih akurat.

Era Modern

Penghapusan Ketersediaan Selektif memicu revolusi teknologi. Hal ini memungkinkan terciptanya sistem navigasi mobil belokan demi belokan, aplikasi ponsel cerdas berbasis lokasi, layanan berbagi perjalanan seperti Uber, dan alat lokasi yang kita gunakan saat ini di situs web seperti LocalAtual.